Kota Lhokseumawe., Setelah peninjauan hilir dari aliran drainase perkotaan daerah kandang, kami meninjau muara yang airnya merupakan campuran air laut dan air limbah drainase daerah panggoi. Dari survey yang kami lakukan, banyaknya vegetasi pada muara tersebut yang mengakibatkan kurang efesiennya fungsi dari muara tersebut, dan kecepatan air menjadi rendah.Dari muara tersebut kami mengikuti sumber alirannya yang menuju saluran primer kota panggoi, saluran ini mengalir di bawah jembatan yang menghubungkan jalan lintas medan-banda aceh. Di sepanjang saluran (muara) ditumbuhi oleh tanaman bakau.


Setelah peninjauan di muara, disepanjang saluran konveyer terdapat percabangan saluran yang menghubungkan saluran konveyer dan saluran primer.Di sepanjang saluran primer, berdsarkan cara terbentuknya tergolong drainase alamiah, yang kemiringannya sudah memenuhi untuk mengalirkan air kemuara. Kanan kiri saluran adalah tambak, sehingga bukan air limbah pemukiman atau air hujan saja yang masuk kesaluran tersebut, namun air pembuangan ditambak juga ikut mengalir kesaluran primer sehingga disebut drainase multi purpose, Seperti hasil pengamatan kami di saluran tersebut, bahwa banyaknya sedimentasi di dalam saluran tersebut, dan masih banyak sampah-sampah seperti kayu yang masuk kedalam saluran tersebut.
bahwa saluran tersebut adalah drainase terbuka.karena disepanjang saluran permukaan airnya berpengaruh langsung dengan udara. Disepanjang saluraan tersebut, kanan dan kirinya merupakan tambak-tambak masyarakat daerah sekitar. Kita lihat pada gambar ada percabangan, percabangan tersebut adalah saluran sekunder yang air nya lebih banyak berasal dari pemukiman kota panggoi.
 

Air limbah yang diatas berasal dari pemukiman kota panggoi. Kemudian kami mengikuti saluran-saluran kecil namun tidak digunakan sesuai fungsinya.Banyak vegetasi yang tumbuh di samping maupun didalam saluran tersebut.dan sedimentasi yang terdapat didalam saluran sudah sangat tebal, sehingga mengurangi kecepatan aliran.

Drainase termasuk drainase alamiah. Sangat banyak rumput-rumput yang merusak drainase, sehingga sebagian air meresap kedalam tanah.