Ibu 9 bulan kau mengandunga ku
Dan menahan rasa
sakitmu ketika melahirkanku ibu dan engkau tidak pernah lelah dalam
membesarkankun dan mendidiku, ibu engkau
bagaikan melahari yang selalu bersinar.
Ibu engkau tdaik
pernah mengenal yang mana pagi, siang, malam engakau terus bekerja untuk
manafkahi tubuhmu
Bahkawn engkau
rela, mtahari menbakar tubuhmu dan hujan membasahimu, semua kau lakukan demi
kami.
Ibu bagaimana
bias aku membalas jasamu seakan-akan kau menggalkanku yang selalu merindu
dihatiku.
Ibu aku ingin
membalas samua jasamu.
Ibu aku
merindukan belaikan kasih sayangmu
Ibu seandainya
engkau masih ada aku ingin membahagiakanmu
Dan membuatmu
tersenyum seperti ibu-ibu yang lain
Namun sekarang
engkau telah tiada.
Ibu sayap -
sayapku telah patah karenamu
Diri yang
dulunya selalu ada untukku
Sekarang telah
jauh meninggalkanku
Bagaimana bias
aku mencari ibu yang lain
Seakan-akan
sayapku telah patah kareanmu.;
Ibu hanya
melalui do’a membahagiakamu
Ibu ini do’aku untukmu
Rabbi filli wallidayya warhan huma kana
rabbayanan sagira
Syukra laki ya ummi
Katya : aku dan qamu


0 Comments